Translate to your languages
08 September 2008
24 Juni 2008
Prosedur dengan parameter masukan/keluaran
1. Prosedur dengan parameter masukan/keluaran
ALGORITMIK
Prosedur :
Procedure TUKAR (input/output X, Y : integer)
/* Mempertukarkan nilai X dan Y */
/* K.Awal : Nilai X dan Y sudah terdefinisi */
/* K.Akhir : X berisi nilai Y yang lama, Y berisi nilai X yang lama*/
DEKLARASI
Temp : integer /* peubah Bantu */
DESKRIPSI
Temp <- x /* Simpan nilai X ke dalam temp */
X <- y /* isikan nilai Y ke dalam x */
Y <- temp /* isikan nilai temp ke dalam y */
Program Utama :
Algoritma TUKAR_A_B
/* Program utama untuk menukarkan nilai a dan B. Nilai A dan B dibaca dari piranti masukkan. */
DEKLARASI
A, B : integer
Procedure TUKAR (input/output X, Y : integer)
/* Mempertukarkan nilai X dan Y.*/
DESKRIPSI
Read (A,B)
Write(A,B) /* cetak nilai A dan B sebelum pertukaran */
TUKAR(A,B) /* cetak nilai A dan B dengan memanggil prosedur TUKAR*/
Write(A, B) /* cetak nilai A dan B setelah pertukaran */
Bahasa C
/* PROGRAM TUKAR_AB */
/* Program utama untuk mempertukarkan nilai A dan B. Nilai A dan B dibaca dari piranti masukan */
#include
void TUKAR (int *x, int *y)
{ Mempertukarkan nilai X dan Y }
main( )
{
/* DEKLARASI */
int A, B;
/* DESKRIPSI : PROGRAM UTAMA * /
printf(“A : ?”); scanf(“%d”,&A);
printf(“B : ?”); scanf(“%d”,&B);
/* Cetak nilai A dan B sebelum pertukaran * /
printf(“A= %d \n”,A);
printf(“B= %d \n”,B);
{ pertukarkan nilai A dan B dengan memanggil prosedur TUKAR }
TUKAR(&A,&B);
/* Cetak nilai A dan B sebelum pertukaran * /
printf(“A= %d \n”,A);
printf(“B= %d \n”,B);
}
void TUKAR (int *X, int *Y)
/* Mempertukarkan nilai X dan Y */
/* K. Awal : Harga X dan Y sudah terdefinisi. */
/* K. Akhir : X berisi harga Y, dan Y berisi harga Y semula. */
{
/* DEKLARASI */
int temp; /* peubah Bantu */
/* DESKRIPSI */
temp=*X; /* simpan harga X di dalam temp */
*X=*Y; /* isi X dengan harga Y */
*Y=temp; /* isi Y dengan harga temp */
}
15 April 2008
SEQUENCE ( RUNTUNAN )
Sebuah runtunan terdiri dari satu atau lebih instruksi. Tiap instruksi dikerjakan secara berurutan sesuai dengan urutan penulisannya, yakni sebuah instruksi dilaksanakan setelah instruksi sebelumnya selesai dilaksanakan. Urutan instruksi menentukan keadaan akhir algoritma. Bila urutannya diubah, maka hasil akhirnya mungkin juga berubah.
Perhatikan runtunan instruksi yg dilambangkan dengan
A1, A2, A3, A4, dan A5 berikut :
A1
A2
A3
A4
A5
Mula-mula pemroses melaksanakan instruksi A1. instruksi A2 dilaksanakan setelah instruksi A1 selesai. Selanjutnya, instruksi A3 dilaksanakan setelah instruksi A2 selesai. Demikian seterusnya sampai instruksi terakhir A5 dilaksanakan, setelah instruksi A5 selesai dilaksanakan, algoritma berhenti.
ALGORITMA
Algoritma LUAS_SEGITIGA
{ Dibaca panjang alas(a) dan tinggi(t) segitiga. Hitung luas segitiga tersebu. Untuk panjang alas dan tinggi tertentu. Luas segitiga dihitung dengan rumus L = ½ at. Nilai L dicetak ke piranti keluaran }
DEKLARASI
a : real {panjang alas segitiga, dalam satuan cm}
t : real { tinggi segitiga, dalam satuan cm }
L : real { luas lingkaran, dalam satuan cm2}
DESKRIPSI :
read(a)
read(t)
L = a*t / 2
write(L)
PASCAL
program LUAS SEGITIGA;
{ Dibaca panjang alas (a) dan tinggi (t) segitiga. Hitunglah luas segitiga tersebut. Untuk panjang alas dan tinggi tertentu. Luas segitiga dihitung dengan rumus L = ½ at. Nilai L dicetak ke piranti keluaran. }
{* DEKLARASI *}
var
a : real; {panjang alas segitiga, dalam satuan cm}
t : real; { tinggi segitiga, dalam satuan cm }
L : real; { luas lingkaran, dalam satuan cm2}
{* DESKRIPSI *}
begin
write (’Ketikkan panjang alas segitiga : ’); readln(a);
write (“Ketikkan tinggi segitiga : ”); readln(t);
L:=a*t/2
writeln (’Luas segitiga = ’,L);
end.
LATIHAN :
Lengkapi Algoritma dari permasalahan berikut ini, dan buatlah Programnya :
Ø Menghitung komisi yang diterima salesman berdasarkan jumlah penjualan yg dicapainya. Salesman itu mendapat komisi 10% dari hasil penjualannnya.
Ø Masukkan algoritma adalah nama salesman dan jumlah penjualan yg dicapainya.
Ø Tampilkan ke piranti keluaran nama salesman dan besar komisi yg diperolehnya!
ALGORITMA
Algoritma KOMISI_SALESMAN
{ Menghitung besar komisi yang diterima salesman. Besar komisi adalah 10% dari nilai penjualan yang dicapainya. Data masukan adalah nama salesman dan nilai penjualan. Keluaran algoritma adalah besar komisi yang diterima salesman tersebut }
DEKLARASI
nama_salesman : .......
nilai penjualan : ....... { nilai penjualan yang dicapai, dalam Rp }
komisi : ....... { besar komisi, dalam Rp. }
DESKRIPSI :
read(………………………, …………………………..)
komisi = 0.1 * …………………
write(……………..)
